0
Shares

Tidak terasa hari sudah mendekati penghujung tahun. Segala hal yang berkesan dan akan dilupakan bergerak dinamis seiring waktu. Kali ini kami akan memberikan rekomendasi film-film yg akan menemani libur akhir tahun anda. Bulan ini terasa sangat spesial karena hanya berbeda dalam hitungan jam, dua anak manusia utusan Tuhan paling populer lahir ke dunia untuk menyebarkan ajarannya untuk kemudian keturunannya melakukan perayaan serentak tanpa mengenal suku, ras, kelas sosial untuk merayakan pergantian tahun. Beragam film dengan berbagai tema akan kami hadirkan untuk mengisi waktu luang anda.

Have a nice holidays brothers and sisters. Cheers.

1. Forrest Gump (1994)

Gump1

Apakah kalian pernah merasa bahwa hidup ini terasa oh begitu berat? tekanan dari kanan-kiri-atas-bawah-luar-dalam menuntut kita untuk mencapai sesuatu yang saat ini tidak bisa kita dapatkan yang akhirnya bermuara pada kemurungan yang tidak menyenangkan? jika kalian pernah merasakan hal tersebut, berarti kalian butuh liburan / piknik / apapun itu yang dapat meringankan beban pikiran kalian…atau kalian bisa menonton Forrest Gump.

Walaupun dilahirkan sebagai seorang laki laki kulit putih di negara adidaya, nasib forrest gump bisa dikategorikan naas. Lahir dengan kekurangan fisik, IQ rendah, dan tidak memiliki ayah, memaksa ibunya untuk tidur dengan kepala sekolah demi pendidikan Forrest kecil. Berkat pengorbanan besar yang dilakukan oleh ibunya, forrest bisa bertemu dengan Jenny, dibully oleh teman-teman karena kesulitan berjalan, mendapatkan beasiswa olahraga karena bisa berlari kencang, dan memiliki bisnis multi milyar dollar yang merupakan impian hidup temannya yang mati di perang Vietnam. Namun dibalik semua kemalangan nasibnya, forrest tetap menjalani hidupnya yang naas itu tanpa beban seakan tidak ada yang kurang dalam dirinya sampai akhirnya ia menikah dengan Jenny, teman masa kecilnya yang pada saat itu mengidap AIDS.

Forrest Gump adalah sebuah epik mengenai perjuangan hidup seseorang yang memiliki keterbelakangan mental menghadapi hidup dengan segala kekurangannya, dibalut dengan berbagai macam pesan simbolis yang ajaibnya tidak menggangu inti dari film ini sendiri yaitu cinta tak bersyarat.

2. Fantastic Mr. Fox (2009)

foxmas

Liburan tanpa Wes Anderson movie bagai makan bubur ayam tanpa menggunakan lada, ada beberapa manusia di bumi ini yang terkutuk dengan kehambaran bubur ayam tanpa lada dan liburannya. Untuk sinema selekta episode ini, kami memilih Fantastic Mr.Fox sebagai film Wes Anderson pilihan.

Film ini menceritakan tentang Mr.Fox (George Clooney), seorang pencuri ayam ulung yang akhirnya memutuskan untuk menggantungkan seluruh peralatan mencurinya (?) demi Ms. Fox (Meryl Streep) dan anaknya Ash (Jason Schwartzman). Ia akhirnya mulai mencari nafkah dengan halal sebagai jurnalis di suatu surat kabar. Namun berkat sedikit “dorongan motivasi” dari pengacaranya, Badger (Bill Murray) selayaknya jagoan di film aksi, Mr. Fox akhirnya mau melakukan pencurian terakhir yang membuat buntut Mr.Fox menjadi korban atas aksinya tersebut.

Fantastic Mr.Fox adalah sebuah adaptasi dari karya Roald Dahl yang agung dengan judul yang sama yang di eksekusi Wes Anderson dalam sebuah animasi stop motion dengan tone warna khas ala Wes Anderson yang dijamin dapat menciptakan vibe liburan pada sekeliling lo disaat menonton ini, tidak peduli apakah lo benar benar menonton film ini disaat liburan atau tidak.

3. The Holiday (2006)

Iriss-English-cottage-in-the-Holiday-Cameron-Diaz

Sewaktu kami sepakat untuk memilih tema “holiday movie” untuk episode sinema selekta bulan Desember, hal pertama yang ada di pikiran Dimas adalah rom-com, tapi entah gimana akhirnya ia cuma bisa masukin satu rom-com di episode sinema selekta kali ini dan rom-com yang gw pilih pun judulnya super duper obvious… The Holiday.

The Holiday menceritakan tentang 2 orang wanita yang telah dikecewakan oleh cinta, Iris Simpkins (Kate Winslet) seorang penulis kolom pernikahan di surat kabar london menerima kabar bahwa kolega yang ia amat sangat kagumi berencana untuk menikah dengan wanita lain di kantornya, wanita tersebut bukanlah Iris. Hal ini menyebabkan dunianya hancur dan ia berencana untuk melepaskan segalanya dan memulai sesuatu baru, lewat sebuah forum pertukaran rumah, Iris akhirnya menemukan Amanda Woods (Cameron Diaz) seorang sutradara trailer film yang juga secara kebetulan(?) baru saja diselingkuhi oleh pacarnya. Mereka sepakat untuk bertukar rumah, dan kehidupan selama 2 minggu dimana dalam jangka waktu tersebut, keduanya menemukan cinta sejatinya kembali…

Generik, cheesy, gampang ditebak, salju, orang amerika panik pas nyupir dikiri, dan Cameron Diaz menari sembari pakai celana dalam doang, adalah sebagian dari beberapa resep mujarap untuk menciptakan sebuah rom-com akhir tahun yang dijamin dapat memberikan sensasi kepuasan yang sama seperti disaat kita menggaruk sisi belakang dari dengkul kita.

4. Die Hard (1994)

Die-Hard-Christmas-Now-I-Have-a-Machine-Gun-Ho-Ho-Ho

Seorang pria dapat menggagalkan upaya perampokan yang dilakukan oleh sekelompok teroris internasional di malam natal. Pria itu bernama John McClane (Bruce Willis) dan dalam film ini kita bisa melihat bagaimana ia literally “susah mati” dan walaupun penuh perjuangan, luka, dan memar, berhasil menyelamatkan para sandera termasuk istrinya. Pada masanya saya rasa film ini cukup fenomenal, melalui penggabungan aksi, terorisme, dan hari liburan penuh dengan darah, peluru, dan sedikit ledakan.

Ini menjadi film natal pilihan karena latar yang diberikannya adalah malam perayaan pagan tersebut. Dengan soundtrack lagu-lagu natal, dekorasi, hingga pengucapan hari libu tersebut. Film ini juga melahirkan tren satu orang melawan musuh banyak dan melahirkan sekuel Die Hard yang terlalu banyak. Mengikuti jalur Sylvester Stallone yang telah mencapai overkill dalam pembuatan sekuel.

Mungkin sinema selekta action hero kemarin masih melekat sehingga muncul film ini, akan tetapi memang cukup menyenangkan melihat Bruce Willis menghadapi Hans Gruber (diperankan oleh Alan Rickman secara cemerlang) beserta kroninya hingga titik penghabisan. Salah satu film timeless yang dapat kami sajikan. Yipee ki-yay motherfucker!

5. Whiplash (2014)

film1-1

Whiplash, sebuah film intense yang menceritakan ambisi seorang drummer (Miles Teller sebagai Andrew Neiman) dalam meraih musikalitas tertinggi di sekolah musik melalui dorongan gurunya. J.K Simmons berperan dengan cemerlang sebagai guru/kondektur/mentor bernama Terence Fletcher yang memiliki emosi luar biasa tinggi apabila berkaitan dengan anomali musik dalam bandnya. Film ini fokus kepada bagaimana peran guru dan murid, relasi, ambisi, hingga emosi meluap yang disajikan tiada henti seakan berpacu cepat layaknya drum yang ditabuh oleh Andrew.

Walaupun berupa film drama bertemakan musik, intensitas film ini luar biasa. Bersama dengan antusiasme dan obsesi yang destruktif, karya ini cocok untuk mendorong resolusi tahun baru kita secara tidak lazim. Tingkat hiburan serta tipe film yang rewatchable menjadi salah satu pilihan mujarab kami untuk akhir tahun.

6. Love Actually (2003)

Love-Actually-Connections-all-love-actually-17756504-960-720

Film ini sangat menghibur melalui penggunaan narasi cerita beserta tokoh dengan jumlah banyak saling berhubungan entah secara langsung atau tidak. Apabila kalian trauma melihat New Year’s Eve dan Valentine’s Day, film ini memiliki konsep sama akan tetapi jauh lebih baik dari segi karakter, cerita, dan kesinambungannya. Love Actually memulai sebuah tren dalam menyajikan film romantis drama dengan melibatkan orang banyak yang saling berhubungan. Apakah orang Inggris memang lebih superior dalam berakting? Entah, tapi serangkaian cerita cinta yang diberikan di film ini cukup menghibur dan dapat menemani liburan (atau kesepian) anda di akhir tahun ini.

Pada dasarnya film ini dimulai pada akhir tahun, dari natal hingga tahun baru. Banyak cerita yang disajikan, dimulai dari (Daniel) Liam Neeson dengan anaknya yang melakukan bonding setelah ditinggal ibunya, Mark (Andrew Lincoln) yang jatuh cinta kepada Juliet (Kiera Knightley) yang baru saja menikah dengan teman baiknya, The badass Bilbo (Martin Freeman berperan sebagai John) yang merupakan aktor pornografi sedang mencoba berkencan dengan lawan mainnya. Sudah bersenggama tetapi masih malu untuk mengajak kencan, bajingan. Kemudian ada cerita perselingkuhan yang diperankan oleh none other than Alan Rickman! Percayalah setelah Die Hard, Snape berhasil menempatkan dirinya menjadi salah satu aktor dengan wajah antagonis terbaik menyaingi grumpy cat. Mr Bean (Rowan Atkinson berperan sebagai Rufus) ikut terlibat dalam film ini, beserta dengan Colin Firth, Bill Nighy dengan lagu cover jenakanya, dan beberapa aktor beserta cameo lainnya.

7. Batman Returns (1992)

hqdefault.jpg

Film superhero dengan nuansa kegelapan yg ultra-maksimal, ber-setting natal di Gotham City minim cahaya tapi sangat indah, dimeriahkan oleh monster-gangster badut lengkap dengan teror parade sirkus yg mengerikan menyerang warga sipil, semua itu adalah ide Tim Burton untuk mengxaplikasikannya di Batman Returns. Burton sangat memaksimalkan deretan cast yg sempurna seperti Danny DeVito yg tampaknya tidak ada yg menandingi kehebatannya memerankan Penguin, Michelle Pfeiffer yg mempesona dengan balutan catwoman-suit-nya, Christopher Walken yg flamboyan memerankan Max Shreck mengingatkan sosoknya sebagai Zorin si penjahat James Bond. Serta Michael Gough yg elegan menjadi Alfred Pennyworth.

Ingatlah selalu bahwa kharisma penjahat Batman jauh lebih tinggi daripada Batman itu sendiri. Karena siapapun aktor yg memerankan Batman, yg mencuri perhatian pastinya adalah karakter antagonis yg secara personality dan latar belakang tidak kalah sial-nya dari kehidupan Bruce Wayne

8. Silent Night, Deadly Night (1984)

dvd-silentnightdeadlynight12-splsh.jpg

Film natal ini sedikit berbeda eksekusinya dari segi pesan moral yg ingin disampaikan. Andaikan film ini menjadi pilihan anda dan keluarga tercinta untuk menontonnya beramai-ramai, jangan lupa untuk memberikan anak-anak yg sedang bertumbuh dan menonton bersama anda dengan petuah dari setiap adegan yg disajikan.

Silent Night, Deadly Night adalah penggambaran lain dari seorang Santa Claus si baik hati yg memberikan kebahagiaan bagi setiap anak di malam natal, namun tidak dengan Billy, dia harus menanggung pesan kakek-nya yg sakit jiwa kalau kamu berbuat nakal maka Santa akan menghukummu. Billy harus hidup dengan trauma setiap natal tiba, dihantui kematian orangtuanya yg terus membayangi, Billy tumbuh menjadi pria yg introvert, saat suatu hari dia harus memerankan pemeran pengganti sebagai Santa Claus di toko mainan tempatnya bekerja dan membalaskan dendam kesumatnya kepada Mother Superior di tempat penampungannya waktu kecil dulu. Ketakutan Billy pun akhirnya terjadi saat dia melakukan suatu tindakan yg ia takuti saat masih anak-anak, meneror dan menghukum anak-anak yg nakal.

9. Taken (2008)

Taken 3 Movie.jpg

Dia sudah mengalami semua pahit dan getir hidup, dia hidup di segala masa dengan beragam tantangan, dia seorang yg multitalenta dan punya kekuatan luar biasa, dia bisa melakoni apa saja dan ini adalah sedikit tribut untuk aktor gaek bernama Liam Neeson. Dia pernah menjadi Dewa Zeus, menjadi penyelamat bagi ribuan orang Yahudi pada zaman kekuasaan Nazi, pernah menjadi Jedi Master, memimpin perkumpulan paling berbahaya di Batman Universe, dan yg terakhir adalah dia pengejawantahan Rambo versi modern.

Dalam Taken, Neeson tampil sebagai bekas agen CIA yg menjadi bodyguard seorang penyanyi terkenal. Hidup Neeson dari episode I – III disibukkan dengan pengejaran, perkelahian, pembunuhan, konspirasi, dan segala macam butiran cobaan yg tidak henti-hentinya datang menghampiri. Neeson digambarkan sebagai sosok kuat dengan intelegensia tingkat tinggi dan sulit dikalahkan dalam duel satu lawan satu. Padahal keinginan Neeson hanya sederhana, dia hanya ingin mendekatkan diri pada anak perempuan satu-satunya, namun niatan harus dilalui dengan beragam rintangan untuk menguji cinta ayah kepada anaknya itu.

Enjoy our sinema selekta!

home-alone-gangster2

MERRY CHRSTMAS YOU FILTHY ANIMAL AND A HAPPY NEW YEAR!